David Pajung: Ajakan Tumbangkan Prabowo Dinilai Sebagai Provokasi dan Opini Publik

Jakarta – Dalam panggung politik Indonesia yang kian dinamis, pernyataan Ketua Umum Relawan All Cipayung Prabowo-Gibran, David Pajung, menjadi sorotan setelah mengkritik ajakan Saiful Mujani untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, ajakan tersebut merupakan bentuk provokasi yang tidak berlandaskan pada prinsip-prinsip akademis yang seharusnya menjadi pedoman dalam berpolitik.
Pernyataan David Pajung: Kritik Terhadap Saiful Mujani
David Pajung yang dikenal sebagai Aktivis 98 serta alumni Lemhannas RI menegaskan bahwa tidak ada satu pun pelanggaran konstitusi yang dapat dijadikan alasan untuk mengusulkan pemecatan Prabowo dari jabatannya. Ia menekankan pentingnya memahami konstitusi secara mendalam dan memberikan pendidikan politik yang tepat kepada publik.
“Pernyataan ini mencerminkan kurangnya pemahaman tentang konstitusi dan tidak mendidik masyarakat dalam konteks politik yang sehat,” ujar David saat memberikan keterangannya di Jakarta.
Viralnya Video Saiful Mujani
Di tengah gejolak media sosial, sebuah video ceramah yang diunggah oleh akun Instagram @leveenia menjadi viral. Dalam video tersebut, Saiful Mujani menyampaikan narasi yang oleh banyak orang dianggap sebagai ajakan untuk menggulingkan Presiden Prabowo Subianto sebelum masa jabatannya berakhir pada tahun 2029.
David menilai, dalam masa yang penuh tantangan ini, seharusnya semua elemen bangsa bersatu untuk memberikan dukungan dan kritik yang konstruktif terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.
Pentingnya Dukungan Terhadap Pemerintahan
David Pajung menegaskan bahwa dengan tantangan global yang dihadapi, termasuk krisis energi dan dinamika politik internasional, seluruh lapisan masyarakat harus mendukung pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat. Ia menyebutkan bahwa ketahanan energi Indonesia sudah terbukti, terutama karena pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi saat negara lain melakukannya.
“Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi di tengah krisis energi global adalah langkah yang patut diapresiasi,” tegas David. Ia melihat ini sebagai bukti bahwa Indonesia mampu bertahan dari gejolak yang terjadi di tingkat internasional.
Pentingnya Persatuan untuk Menghadapi Tantangan
David juga mengingatkan pentingnya kekompakan dan persatuan masyarakat untuk menghadapi tantangan yang ada. Ia merujuk pada pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, yang juga menyerukan hal yang sama. “Pernyataan Pak Dasco sangat relevan dengan konteks saat ini,” ujarnya.
Dalam pandangannya, sebagai seorang akademisi dan aktivis demokrasi, Saiful Mujani seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan pendapatnya. David mengingatkan bahwa pernyataan yang tidak hati-hati dapat menciptakan ketegangan sosial dan politik di tengah masyarakat.
Harapan untuk Suasana Harmonis
David menyatakan bahwa acara silaturahmi dan halal bihalal seharusnya menjadi momen yang menumbuhkan rasa persatuan dan optimisme, bukan sebaliknya. Ia mengingatkan bahwa konteks sosial yang baik perlu dijaga agar tidak muncul gesekan di antara warga negara.
“Di dalam acara yang seharusnya penuh dengan nilai-nilai kebersamaan ini, pernyataan yang memicu konflik tidak seharusnya muncul,” tutup David dengan harapan akan terciptanya suasana yang lebih harmonis di kalangan masyarakat.
Reaksi terhadap Pernyataan Saiful Mujani
Dalam video tersebut, Saiful Mujani mengungkapkan pandangannya bahwa prosedur formal seperti pemakzulan oleh DPR tidak akan efektif dalam menghadapi Prabowo. “Alternatif yang ada bukanlah melalui impeachment formal, tetapi melalui konsolidasi untuk menjatuhkan Prabowo,” ungkapnya.
Saiful menambahkan, “Jika kita tidak bisa memberi nasihat kepada Prabowo, maka satu-satunya cara adalah menjatuhkannya. Ini adalah upaya untuk menyelamatkan bangsa kita.” Pernyataan ini pun menimbulkan berbagai reaksi dari kalangan masyarakat dan politisi.
Perspektif Politik yang Berbeda
Pernyataan Saiful Mujani yang sekaligus merupakan pendiri Lembaga Survei SMRC ini disampaikan pada acara halal bihalal yang berlangsung di Beranda Utan Kayu pada 31 Maret 2026. Dalam konteks tersebut, banyak pihak mulai mengkaji dan mendiskusikan dampak dari ajakan tersebut terhadap stabilitas politik di Indonesia.
David Pajung, di sisi lain, mengingatkan bahwa dalam berpolitik, penting untuk tetap berpegang pada prinsip-prinsip konstitusi dan tidak terjebak dalam provokasi yang bisa memecah belah masyarakat. Ia berharap semua pihak dapat mendorong dialog yang konstruktif demi kemajuan bangsa.
Kesimpulan: Membangun Dialog Positif
Dalam menghadapi tantangan politik dan sosial yang kompleks, penting untuk membangun dialog yang positif dan saling menghargai. Baik David Pajung maupun Saiful Mujani memiliki pandangannya masing-masing, namun satu hal yang pasti adalah perlunya menghargai perbedaan dan mencari kesamaan untuk kemajuan bersama. Melalui diskusi yang sehat, diharapkan Indonesia dapat terus melangkah maju dalam menghadapi segala tantangan ke depan.






