Gelar CoJ XII, MTsN 2 Solok Kembangkan Semangat Ekoteologi Kemenag yang Berpengaruh

Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kesadaran lingkungan dan nilai-nilai sosial. Dalam konteks ini, MTsN 2 Solok mengambil langkah penting dengan menyelenggarakan Competition of Junior (CoJ) yang ke XII. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi akademis, tetapi juga mengusung semangat Ekoteologi Kemenag yang berdampak positif, menjadikan lingkungan yang lebih baik sebagai bagian dari misi pendidikan.
Event CoJ XII: Memperkenalkan MTsN 2 Solok
Event tahunan ini melibatkan 24 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah Kabupaten dan Kota Solok. Pada Kamis, 2 April, MTsN 2 Solok menjadi tuan rumah acara ini. Pembukaan acara dihadiri oleh Lizi Virma Surianti, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok. Acara ini juga dihadiri oleh Komite Madrasah, Yulmi Putra, serta kepala sekolah dari berbagai lembaga pendidikan yang berpartisipasi.
Tujuan dan Makna di Balik CoJ XII
Kepala MTsN 2 Solok, Erdimnal, S.Ag, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Asta Protas Kemenag Berdampak. Pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi merupakan prinsip yang ingin diterapkan, tidak hanya untuk siswa dan keluarga besar madrasah, tetapi juga untuk sekolah-sekolah dan madrasah di sekitarnya.
“Melalui CoJ XII ini, kami ingin mewujudkan Kemenag Berdampak yang mengedepankan pendidikan ramah, unggul, serta integrasi antara ilmu agama, ilmu pengetahuan umum, seni, dan olahraga. Jika nilai-nilai ini diasah dan didukung bersama, maka kita akan melihat prestasi yang membanggakan,” ungkap Erdimnal.
Ekoteologi Kemenag: Menjaga Lingkungan Melalui Pendidikan
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Erdimnal juga menekankan pentingnya menyebarkan semangat Ekoteologi Kemenag. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memberikan bibit pohon kepada setiap kontingen yang berpartisipasi. Ini bukan hanya simbolis, tetapi juga merupakan pesan kuat untuk menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Pesan Lingkungan dalam Kegiatan CoJ
“Kami ingin mengajak semua peserta untuk menjaga lingkungan sekitar kita. Dengan menanam pohon, kita berkontribusi untuk menciptakan Indonesia yang lebih asri, hijau, dan sehat,” tambahnya. Melalui tindakan kecil ini, diharapkan akan muncul kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
Ucapan Selamat dan Harapan untuk Peserta
Lizi Virma Surianti, mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, memberikan ucapan selamat kepada semua peserta yang mengikuti kompetisi ini. Ia berharap agar CoJ ini tidak hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga menjadi platform untuk mengeksplorasi bakat dan prestasi siswa yang kelak akan menjadi kebanggaan bersama.
“Kami mendorong agar semua siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Semoga, ketika mereka menjadi bagian dari madrasah ini, prestasi mereka akan menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya dengan semangat.
Cabang Lomba yang Digelar
CoJ XII menawarkan berbagai cabang lomba yang menarik, seperti:
- Lomba mata pelajaran
- Lomba ceramah agama
- Putry reading contest
- Solo song putra dan putri
- Lomba menggambar dan bercerita serta futsal
Setiap cabang lomba dirancang untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas siswa, serta memberikan pengalaman berharga dalam berkompetisi di berbagai bidang.
Hasil dan Pemenang CoJ XII
Acara yang berlangsung sepanjang hari ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkompetisi dan menunjukkan bakat mereka. Pada akhir kompetisi, MIN Kota Solok keluar sebagai juara umum. Piala untuk juara umum diserahkan oleh Kepala MTsN 2 Solok, Erdimnal, S.Ag, kepada perwakilan dari MIN Kota Solok, Fendi.
Penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol kemenangan, tetapi juga menjadi motivasi bagi semua peserta untuk terus belajar dan berprestasi di masa depan.
Kesimpulan: Membangun Masa Depan yang Ramah Lingkungan
Melalui kegiatan seperti CoJ XII, MTsN 2 Solok menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menciptakan individu yang berprestasi dalam bidang akademis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Semangat Ekoteologi Kemenag diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk menjaga dan melestarikan alam, sehingga masa depan yang lebih baik dapat tercipta.
Dengan langkah ini, pendidikan di MTsN 2 Solok bukan hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai wahana untuk membangun karakter dan kesadaran sosial yang tinggi. Ini adalah bentuk nyata dari pendidikan yang ramah, unggul, dan terintegrasi, sejalan dengan visi Kemenag yang berdampak.



