AgamaBerita TerbaruDaerahDandim 1301/SangiheLetkol Czi Nazarudin ST MIPNusa UtaraSangiheSulawesi UtaraTNI

Dandim 1301/Sangihe Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keamanan Wilayah dalam Halal Bi Halal

Dalam suasana penuh kehangatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkolaborasi dengan masyarakat Kampung Bahu, Kecamatan Tabukan Utara, mengadakan acara Halal Bi Halal serta perayaan Hari Raya Ketupat 1447 Hijriah pada Minggu sore, 29 Maret 2026. Acara ini berlangsung di Masjid Imaduddin dengan tema yang menggugah, “Pererat Ukhuwah di Hari Kemenangan”, yang menekankan pentingnya persatuan dan keamanan wilayah.

Partisipasi dan Kehadiran yang Meriah

Acara dimulai sekitar pukul 16.20 WITA dan berhasil menarik perhatian banyak pihak. Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, serta Wakil Bupati, Tendris Bulahari. Selain itu, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi dan Dandim 1301/Sangihe Letkol CZI Nazarudin juga turut menyemarakkan acara ini, bersama Ketua Persit KCK Cabang XIII Dim 1301, Ny. Cory Nazaruddin. Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, dan sejumlah pemimpin instansi vertikal serta tokoh masyarakat lainnya juga tampak hadir.

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan hangat dari pengarah acara, disusul dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Laporan panitia menjadi bagian penting sebelum tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Jaiz Kaunang, yang mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan makna dari perayaan ini.

Pentingnya Persaudaraan dan Kearifan Lokal

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan betapa krusialnya menjaga nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan sebagai fondasi dalam membangun daerah. “Perayaan Hari Raya Ketupat di Kampung Bahu lebih dari sekadar ritual keagamaan; ia merupakan simbol yang kuat dari budaya, persatuan, dan identitas masyarakat Sangihe yang senantiasa terjaga,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan, terutama pasca dinamika politik yang mungkin terjadi. Ia mengingatkan pentingnya silaturahmi untuk mendukung kemajuan daerah, dengan harapan agar masyarakat dapat bersatu dalam menghadapi tantangan yang ada.

Momentum Halal Bi Halal sebagai Perekat Masyarakat

Dandim 1301/Sangihe, Letkol CZI Nazarudin, juga memberikan penekanan mengenai pentingnya acara Halal Bi Halal. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan tetapi juga berfungsi sebagai perekat kebersamaan di antara berbagai elemen masyarakat. “Acara seperti ini sangat strategis dalam memperkuat persatuan dan kesatuan. TNI senantiasa mendukung setiap upaya yang menjaga keharmonisan, stabilitas, dan kebersamaan masyarakat di wilayah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim mengajak masyarakat untuk proaktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh seluruh masyarakat.

Ajakan untuk Menjaga Keamanan dan Ketertiban

“Kami mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga kondusivitas wilayah. Mari pererat silaturahmi dan bersama-sama membangun daerah dengan semangat gotong royong dan persaudaraan,” tegas Dandim, menegaskan bahwa kolaborasi antarpihak sangat penting untuk mencapai tujuan bersama.

  • Perayaan Halal Bi Halal sebagai simbol persatuan.
  • Pentingnya nilai kebersamaan dalam membangun daerah.
  • Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
  • Dukungan penuh TNI terhadap stabilitas masyarakat.
  • Ajakan untuk terus mempererat silaturahmi.

Melalui acara yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat ini, terlihat jelas bahwa persatuan dan keamanan wilayah adalah hal yang sangat vital bagi kemajuan daerah. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, keamanan wilayah dapat terjaga dengan lebih baik, dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan lancar.

Dengan semangat yang membara, masyarakat berharap agar kebersamaan yang terjalin dalam acara Halal Bi Halal ini dapat menjadi landasan untuk menciptakan suasana yang damai dan harmonis. Kekuatan persatuan dan keamanan wilayah adalah kunci untuk menghadapi tantangan yang ada di depan.

Back to top button